Monday, 7 April 2014

Sebait Tembang Indah di Balik Musibah

Musibah adalah sebait tembang indah yang dinyanyikan silih berganti,
Mengajak bumi yang diam jadi begoyang,
Mengajak laut yang tenang jadi bergelombang,
Mengajak gunung yang sunyi meriah bak kembang api..

Musibah mengajarkan kita tentang sabar dan tabah,

Menguatkan jiwa yang lemah,
Menyadarkan hati yang salah,
Menggugurkan angkuh,
Mengubur keluh,
Mencukur kufur,
Membangkitkan syukur..

Musibah adalah saudara tua,

Yang menasehati ketika salah,
Mengingatkan ketika lupa,
Meluruskan ketika tak searah..

Kini tak perlu lagi ada tangis menghujan tanpa henti, 

Menganak sungaikan kepedihan demi kepedihan menyayat hati,
Karena disana: diantara batas hidup dan mati..

Halaman demi halaman takdir masih menanti,

Berkejaran menggerogoti hari,menunggu takdir lain berganti.

Harapan-harapan itu menanti di ambang cita dan impian,

Di depan gerbang masa depan yang tertulis indah dengan tinta keemasan,
Maka tak ada alasan untuk bertahan..

Melangkahlah dengan sempurna..

Tinggalkan saja air mata tiada guna,
karena hidup bukan untuk berkejaran dengan kesedihan melainkan menunaikan sebuah harapan...

Sebait Tembang Indah di Balik Musibah...

karena sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan...


No comments:

Post a Comment